Kebijakan Privasi

Terakhir diperbarui: 15 Agustus 2026

Kebijakan Privasi ini menjelaskan bagaimana Votein (“kami”) mengumpulkan, menggunakan, dan melindungi informasi saat Anda menggunakan layanan kami — baik sebagai vendor/organisasi pengguna dashboard, maupun sebagai pemilih yang berpartisipasi dalam sesi voting.

1. Data yang Kami Kumpulkan

  • Data akun organisasi: nama, alamat email, dan informasi organisasi yang didaftarkan oleh admin/pemilik akun.
  • Data identitas pemilih: tergantung metode verifikasi yang dipilih organisasi untuk sesi voting tertentu — alamat email, nomor WhatsApp, atau Nomor Induk Kependudukan (NIK). Data ini hanya disimpan dalam konteks sesi voting terkait.
  • Data teknis: alamat IP (di-hash, tidak disimpan dalam bentuk mentah) untuk mencegah penyalahgunaan dan vote ganda.

2. Bagaimana Data Digunakan

Data identitas pemilih digunakan semata-mata untuk memverifikasi kelayakan memilih dan mencegah satu identitas memberikan suara lebih dari batas yang diizinkan pada sesi yang sama. Kami tidak menjual atau membagikan data pemilih kepada pihak ketiga untuk kepentingan pemasaran.

3. Pihak Ketiga yang Terlibat

Bergantung pada metode verifikasi yang dipilih oleh organisasi penyelenggara, pengiriman kode OTP dapat melibatkan penyedia layanan email (Resend) atau gateway WhatsApp milik organisasi penyelenggara sendiri. Kami tidak mengendalikan kebijakan privasi dari gateway WhatsApp pihak vendor.

4. Penyimpanan & Keamanan Data

Data seluruh organisasi pengguna Votein disimpan pada satu basis data terpusat yang kami kelola dan amankan, dengan setiap organisasi hanya bisa mengakses datanya sendiri — bukan basis data terpisah per organisasi. Kode OTP memiliki masa berlaku terbatas dan otomatis tidak berlaku setelah digunakan atau kedaluwarsa. Sesi pemilih yang sudah terverifikasi diamankan dengan token bertanda tangan yang kedaluwarsa otomatis begitu sesi voting berakhir. Detail mekanisme keamanan lain (verifikasi identitas, pencegahan vote ganda, verifikasi pembayaran) dijelaskan di halaman Keamanan & Integritas.

5. Berapa Lama Data Disimpan

Data identitas pemilih (termasuk NIK, jika sesi memakai metode verifikasi NIK) disimpan selama sesi voting terkait masih dipertahankan oleh organisasi penyelenggara — sistem kami tidak menghapus data ini secara otomatis setelah sesi berakhir, karena organisasi seringkali perlu menyimpannya untuk keperluan audit atau pelaporan internal mereka. Kode OTP adalah pengecualian: kode ini otomatis kedaluwarsa dalam 5 menit dan tidak bisa dipakai ulang setelah digunakan atau kedaluwarsa, terlepas dari berapa lama data pemilih itu sendiri disimpan.

6. Hak Anda

Sebagai pemilih, Anda berhak meminta organisasi penyelenggara sesi voting untuk menghapus data identitas Anda, sepanjang tidak bertentangan dengan kewajiban audit yang berlaku pada organisasi tersebut. Karena data disimpan atas nama organisasi penyelenggara (bukan kami secara langsung), permintaan penghapusan perlu diajukan ke organisasi tersebut; kami akan menindaklanjuti penghapusan dari sisi sistem begitu diminta oleh organisasi yang bersangkutan.

7. Perubahan Kebijakan

Kami dapat memperbarui kebijakan ini dari waktu ke waktu. Perubahan material akan diinformasikan melalui halaman ini dengan tanggal pembaruan terbaru.